Dalam kondisi saat ini, memastikan keselamatan di fasilitas produksi memerlukan peninjauan kembali pendekatan tradisional terhadap tanggap darurat. Alexey Portnov, Kepala Departemen HSE di Zarubezhneft, berbagi pengalaman perusahaan dalam mengadaptasi sistem kesiapsiagaan darurat, dengan mempertimbangkan risiko baru seperti serangan kendaraan udara tak berawak (UAV/Drone).
Pembicara membahas bagaimana perusahaan mengubah pendekatannya dalam melakukan latihan pos komando (CPX). Pada tahun 2023, format partisipasi online untuk manajemen puncak dan komite darurat diperkenalkan dalam latihan anak perusahaan. Hal ini memungkinkan para pemimpin dari berbagai departemen, termasuk keamanan perusahaan dan layanan keuangan, untuk memberikan penilaian komprehensif terhadap tindakan personel, yang berdampak positif pada hasil.
Pada tahun 2024, perusahaan beralih ke kehadiran langsung para kepala divisi struktural di lokasi latihan. Selain itu, perwakilan dari lembaga penegak hukum (FSB, MVD, Rosgvardiya) dan Kementerian Situasi Darurat (MCHS) mulai dilibatkan dalam latihan tersebut. Hal ini memastikan diperolehnya umpan balik profesional dan rekomendasi ahli untuk meningkatkan proses respons.
Presentasi ini secara rinci membahas masalah perlindungan fasilitas dari serangan drone. Meskipun banyak fasilitas berada di lokasi terpencil, perusahaan telah mengembangkan konsep terpadu untuk menangkal ancaman ini. Skenario serangan gabungan drone dan aksi kapal tak berawak dimasukkan dalam latihan. Untuk memastikan kelangsungan proses produksi dan keselamatan personel, fasilitas dilengkapi dengan tempat perlindungan dan sistem peperangan elektronik (EW).
Pembicara menunjukkan, dengan menggunakan contoh anjungan pengeboran lepas pantai, bagaimana interaksi dengan FSB dan Morflot diatur. Zona keamanan telah ditetapkan, tugas perwakilan Morflot telah dipastikan, dan pengawalan kapal perang disediakan selama penarikkan anjungan. Skema terpisah untuk transmisi informasi operasional jika terjadi ancaman serangan drone juga telah dikembangkan, dan pusat pemantauan operasional diintegrasikan dengan layanan negara untuk melacak lintasan drone.
Elemen penting dari sistem kesiapsiagaan darurat adalah pengembangan tim penyelamat darurat non-staf (NASF). Perusahaan setiap tahun mengadakan kompetisi "Terbaik dalam Profesi" dalam kategori NASF, di mana penyelamat bersertifikat menunjukkan keterampilan dalam memberikan bantuan, pengerahan tempur, dan pemadaman kebakaran. Standar dikembangkan bersama dengan MCHS, yang menjamin tingkat pelatihan yang tinggi.
Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri
Ke perpustakaan