LTIFR sebagai Alat Manajemen, Evaluasi, dan Analisis Cedera Akibat Kerja

LTIFR sebagai Alat Manajemen, Evaluasi, dan Analisis Cedera Akibat Kerja

2 Agustus 2024 🇷🇺 Asli: русский 1 menit baca

Apa itu LTIFR?

LTIFR (Lost Time Injury Frequency Rate) — adalah indikator frekuensi cedera dengan kehilangan waktu kerja yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat keselamatan di tempat kerja. Indikator ini membantu organisasi menganalisis dan mengelola cedera akibat kerja, serta mengembangkan langkah-langkah untuk menguranginya.

LTIFR dihitung sebagai jumlah cedera dengan kehilangan waktu kerja per satu juta jam kerja. Indikator ini memungkinkan perbandingan tingkat cedera di berbagai organisasi dan industri, serta melacak dinamika cedera di dalam satu perusahaan.

Rumus Perhitungan LTIFR

Rumus perhitungan LTIFR adalah sebagai berikut:

LTIFR = (Jumlah cedera dengan kehilangan waktu kerja / Total jam kerja) x 1.000.000

Contoh Perhitungan LTIFR

Mari kita lihat contoh perhitungan LTIFR untuk sebuah perusahaan selama satu tahun. Misalkan, terjadi 5 cedera dengan kehilangan waktu kerja di perusahaan tersebut, dan total jam kerja mencapai 2.000.000 jam.

Masukkan data tersebut ke dalam rumus:

LTIFR = (5 / 2.000.000) x 1.000.000 = 2,5

Dengan demikian, LTIFR untuk perusahaan ini adalah 2,5. Ini berarti untuk setiap satu juta jam kerja, terdapat 2,5 cedera dengan kehilangan waktu kerja.

Penerapan LTIFR dalam Manajemen Keselamatan

LTIFR merupakan alat penting untuk manajemen keselamatan kerja. Hal ini memungkinkan untuk:

  1. Mengevaluasi tingkat keselamatan: LTIFR membantu menentukan seberapa aman kondisi kerja di perusahaan.
  2. Membandingkan indikator: LTIFR memungkinkan perbandingan tingkat cedera di berbagai unit perusahaan atau dengan organisasi lain.
  3. Menganalisis tren: Melacak LTIFR dari waktu ke waktu membantu mengidentifikasi tren dan mengambil tindakan untuk mengurangi cedera.
  4. Mengembangkan langkah-langkah peningkatan keselamatan: Berdasarkan analisis LTIFR, langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi kerja dan mengurangi cedera dapat disusun dan diterapkan.

Kesimpulan

Penggunaan LTIFR sebagai alat untuk manajemen, evaluasi, dan analisis cedera akibat kerja memungkinkan perusahaan untuk mengontrol tingkat keselamatan kerja secara efektif dan membuat keputusan yang tepat untuk peningkatannya. Pemantauan dan analisis rutin terhadap indikator ini berkontribusi pada terciptanya kondisi kerja yang lebih aman dan pengurangan jumlah kecelakaan kerja.

Blog Pakar

Baca artikel dari para pemimpin keselamatan

Semua artikel blog
Kami menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik · Pemberitahuan Cookie

Bergabung dengan para pemimpin

14,000+ profesional · 128+ negara

1
Kontak
2
Profil

Pendaftaran

Ceritakan tentang diri Anda

Wajib diisi
Wajib diisi
Masukkan email yang valid
Nomor tidak valid

Pendaftaran

Data profesional

Wajib diisi
Wajib diisi
Wajib diisi

Mohon setujui untuk menerima buletin. Ini akan sangat meningkatkan pengalaman Anda di platform.

Pendaftaran selesai

Kami telah mengirim kredensial login ke email Anda. Gunakan kata sandi yang diterima untuk masuk.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Sudah punya akun? Masuk · Lupa kata sandi?

Selamat datang!

Anda berhasil masuk.

Belum punya akun? Daftar · Lupa kata sandi?

Pemulihan kata sandi

Masukkan email untuk pemulihan

Masukkan email yang valid

Tautan terkirim

Tautan reset kata sandi telah dikirim ke email Anda. Tautan berlaku selama 1 jam.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Ingat kata sandi? Masuk · Daftar