Keselamatan kerja bukanlah sebuah "kondisi terlindungi" yang statis, sebagaimana dinyatakan dalam definisi resmi.
Hal ini tidak dapat dicapai sekali untuk selamanya hanya dengan mendapatkan sertifikat atau lulus audit rutin.
Keselamatan adalah proses yang berkelanjutan, hidup, dan dinamis.
Ratusan keputusan seperti itu, yang diambil saat "atasan" tidak melihat, adalah perwujudan nyata dari budaya keselamatan yang sering dibicarakan.
Budaya ini tidak dibangun di atas pernyataan publik yang lantang atau video korporat yang menarik. Ini adalah pilihan harian dari banyak orang yang bertindak berdasarkan sistem prioritas nyata dan hubungan korporat yang telah terbentuk.
Sistem inilah yang memotivasi orang dan memperkuat kebiasaan untuk bertindak dengan cara tertentu.
Pada awalnya, sistem ini dibentuk di tingkat manajemen tertinggi. Oleh karena itu, perubahan yang diperlukan harus dimulai dan dipastikan di sana — di puncak perusahaan. Dalam kehidupan nyata, hal ini jauh lebih sulit dilakukan daripada sekadar memikirkan cara menerapkan AI atau mengadakan pelatihan maupun sesi strategi HSE.
________________________________________
💬 Rekan-rekan, apa yang paling sering membuat karyawan mengambil jalan pintas dan melakukan tindakan berbahaya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar.👇