Penulis: Sergey Konovalov, Head of Industrial Safety and Occupational Health Department — LUKOIL
Penilaian Risiko Dinamis (PRD) – secara sederhana adalah penilaian tingkat risiko yang cepat dan tanpa dokumen, yang dilakukan sebelum memulai dan selama pelaksanaan pekerjaan.
Tujuan PRD - mengidentifikasi dan mencegah tindakan, kondisi, dan faktor risiko yang berpotensi tidak aman.
Prinsip dasar PRD:
- Transisi dari pelaksanaan pekerjaan secara otomatis ke perilaku sadar.
- Pengembangan pemikiran berbasis risiko.
- Pemahaman tentang penyebab dan konsekuensi dari tindakan yang tidak aman.
- Pembentukan sikap bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan rekan kerja.
Kapan PRD dilakukan:
- di awal shift kerja sebelum mulai bekerja;
- selama hari kerja sebelum memulai jenis pekerjaan berikutnya;
- saat terjadi perubahan kondisi kerja (lingkungan, prosedur kerja, peralatan, dll.);
- di tempat kerja dan di luar pekerjaan;
- secara keseluruhan – TERUS-MENERUS.
| PRD dapat digambarkan seperti lampu lalu lintas: |
|
|
Lampu Merah
|
Nilai faktor risiko
|
 |
Saat melakukan pekerjaan, sebelum mengambil tindakan, berhentilah sejenak dan berpikir untuk menghindari kesalahan.
- Pikirkan semua tahapan pekerjaan: persiapan, pelaksanaan, istirahat, penyelesaian.
- Apakah Anda memahami pekerjaan ini? Apakah Anda siap melakukannya?
- Peralatan dan material apa yang akan Anda gunakan?
- Siapa lagi yang akan terlibat dalam pekerjaan atau berada di dekat Anda?
- Apa yang bisa salah saat melakukan pekerjaan?
|
Identifikasi bahaya dan kemungkinan konsekuensinya!
Pikirkan dan pertimbangkan bahaya apa yang mungkin timbul bagi Anda dan rekan kerja saat melakukan pekerjaan.
- Tentukan bahaya apa terhadap nyawa dan kesehatan manusia, lingkungan, serta aset yang ada atau mungkin muncul di setiap tahapan.
- Pikirkan kejadian berbahaya apa yang bisa terjadi (bagaimana bahaya dapat berdampak pada manusia, lingkungan, dan aset).
- Pikirkan seberapa parah konsekuensi dari dampak tersebut.
|
Lampu Kuning
|
Analisis kemungkinan meminimalkan risiko
|
|
Putuskan cara melindungi diri sendiri dan orang lain dari bahaya!
Analisis cara mencegah situasi negatif sesuai dengan pertanyaan kunci untuk analisis:
- Langkah apa yang harus diambil untuk melindungi nyawa dan kesehatan manusia, mencegah pencemaran lingkungan (air, udara, tanah), serta mencegah kerusakan dan kecelakaan?
- Apakah Anda memiliki keterampilan, alat pelindung diri (APD), peralatan, dan perlengkapan yang diperlukan?
- Bagaimana cara meminimalkan risiko yang teridentifikasi?
- Tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko?
|
Putuskan apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat!
- Apa yang bisa salah, situasi darurat apa yang mungkin terjadi?
- Apakah Anda tahu cara bertindak dalam situasi darurat?
- Dapatkah Anda memanggil bantuan atau memberikannya sendiri?
|
Lampu Hijau
|
Ambil tindakan
|
|
Jika pekerja sangat yakin bahwa ia mengetahui jawaban yang benar atas pertanyaan-pertanyaan tersebut dan yakin dengan pengetahuan serta pengalamannya, ia dapat melanjutkan ke tahap ketiga. Buat keputusan apakah pekerjaan dapat dimulai atau dilanjutkan!
- Apakah semua tindakan perlindungan yang diperlukan dari sumber bahaya telah dilaksanakan?
- Apakah Anda yakin bahwa pekerjaan sekarang dapat dilakukan dengan aman?
- Apakah Anda yakin bahwa tidak akan terjadi pencemaran lingkungan?
|
Jika ragu, jangan terburu-buru melakukan pekerjaan – mintalah saran, jangan ragu, karena keselamatan lebih penting bagi Anda dan tim, hubungi atasan Anda. Kembangkan dan terapkan langkah-langkah perlindungan tambahan yang diperlukan!
Berdasarkan hasil analisis:
Jika berdasarkan hasil analisis diputuskan bahwa pekerjaan (tindakan) dapat dilakukan dengan aman, pekerja (kelompok pekerja) melaksanakan pekerjaan dengan mematuhi semua langkah keselamatan yang diperlukan.
Jika berdasarkan hasil analisis diputuskan bahwa pekerjaan TIDAK dapat dilakukan (dimulai atau dilanjutkan) dengan aman, pekerja (kelompok pekerja) harus menghentikan pekerjaan atau tidak memulainya dan menghubungi atasan langsung mereka.
Apa saja kesalahan umum yang dilakukan pekerja saat melakukan PRD?
- tidak memahami penyebab dan konsekuensi dari tindakan yang tidak aman;
- tidak mempertimbangkan kemungkinan kondisi kerja (lingkungan, prosedur kerja, ketersediaan peralatan).
Untuk menerapkan PRD secara efektif, diperlukan:
- menyiapkan langkah-langkah implementasi;
- melakukan pelatihan awal dan kemudian menentukan frekuensi pelatihan ulang;
- mengevaluasi efektivitas alat secara berkala melalui indikator ketidaksesuaian yang teridentifikasi atau insiden di lokasi;
- memastikan ketersediaan poster yang menjelaskan prosedur PRD di lokasi kerja.
PRD bukanlah sekadar urusan birokrasi, melainkan alat nyata untuk melindungi nyawa!