Peta Jalan Penerapan Sistem Operasi Perusahaan di Bidang HSE

Studi Kasus
21 November 2023 🇷🇺 Bahasa asli: русский

Dari Lean Manufacturing Menuju Budaya Keselamatan

Integrasi masalah HSE ke dalam sistem produksi perusahaan secara keseluruhan adalah tahap perkembangan yang wajar bagi perusahaan induk industri besar. Inisiatif terisolasi dari spesialis terkait sering kali menghadapi penolakan dari lingkungan, sementara mengintegrasikan keselamatan ke dalam proses operasi dasar akan mengubah budaya produksi itu sendiri. Dalam presentasinya, Alexey Kuzin, Kepala Departemen Ekologi dan Keselamatan Teknosfer di Pabrik Pembangunan Mesin Bryansk (Transmashholding), membahas pengalaman praktis dalam menerapkan sistem operasi perusahaan, di mana keselamatan bertindak sebagai penghubung untuk semua siklus produksi.

Peta Jalan Lima Tingkat sebagai Alat Integrasi

Dasar dari penerapan perubahan ini adalah peta jalan yang dibangun berdasarkan prinsip tingkat kematangan. Pembicara menunjukkan bahwa tidak mungkin menciptakan kondisi ideal secara instan — sistem ini membutuhkan penyelesaian lima tahap secara berurutan, mulai dari pendaftaran data dasar hingga penciptaan lingkungan yang sepenuhnya dapat diakses.

  • Cakupan semua proses: Persyaratan keselamatan diintegrasikan ke dalam setiap bagian sistem operasi, termasuk manajemen, sistem 5S, manajemen transportasi, dan pemeliharaan peralatan (TPM). Hal ini mencegah HSE berkembang secara terpisah dari realitas produksi.
  • Benchmarking internal dan eksternal: Perbandingan indikator secara konstan antara area dan pabrik di perusahaan induk mendorong peningkatan berkelanjutan dan pertukaran praktik yang efektif.
  • Pertahanan tingkat secara bertahap: Transisi ke tahap berikutnya hanya dimungkinkan setelah pelaksanaan aktual dan pertahanan langkah-langkah dari tingkat sebelumnya, yang menghilangkan pendekatan formalitas.

Praktik Bekerja dengan Data Mikro: Dari Kunjungan Pusat Kesehatan hingga Ergonomi

Presentasi ini membahas secara rinci mekanisme penanganan permintaan awal pekerja untuk bantuan medis. Pada tingkat pertama, sistem hanya memerlukan pendaftaran semua kunjungan ke pusat kesehatan (termasuk keluhan tekanan darah atau sakit punggung). Pada tahap kedua, kumpulan data dianalisis, yang memungkinkan identifikasi masalah sistemik — misalnya, tingginya persentase kunjungan terkait osteokondrosis.

Hal ini mengarah pada transisi ke tingkat ketiga: pengembangan solusi konkret. Pemisahan ergonomi ke dalam proses tersendiri menghasilkan pengurangan beban kerja melalui pembelian peralatan baru dan pengujian eksoskeleton. Pada tingkat keempat, penurunan aktual dalam jumlah kunjungan dievaluasi, dan pada tingkat kelima — tempat kerja dengan tingkat ergonomi yang tinggi diciptakan, termasuk untuk penyandang disabilitas.

Transformasi Penilaian Risiko dan Manajemen Visual

Pembicara menekankan bahwa dokumentasi penilaian risiko yang statis tidak berfungsi dalam lingkungan produksi yang dinamis. Untuk menjaga matriks keselamatan tetap relevan, sistem inspeksi rutin telah diterapkan.

  • Penghapusan "zona hijau": Mengubah warna risiko yang dapat diterima dari hijau menjadi pirus membantu mematahkan stereotip pekerja bahwa risiko rendah tidak memerlukan perhatian. Solusi visual ini memaksa personel untuk menyadari perlunya mengelola bahkan ancaman minimal sekalipun.
  • Audit multi-tingkat: Verifikasi relevansi risiko ditransfer ke tingkat bengkel. Pertama, dilakukan oleh mandor, kemudian — oleh pekerja di bawah bimbingan mandor, dan pada tingkat kematangan yang lebih tinggi, audit mandiri silang antar area diterapkan.
  • Papan keselamatan kerja: Manajemen visual diimplementasikan melalui papan bengkel, di mana bukan poster abstrak yang ditempatkan, melainkan alat nyata: salib keselamatan, standar penilaian risiko tempat kerja, dan daftar periksa mandor.

Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:

  • Bagaimana membangun sistem pengembangan HSE 5 tingkat dan mengintegrasikannya ke dalam proses produksi?
  • Bagaimana menggunakan statistik kunjungan pusat kesehatan untuk perbaikan ergonomi tempat kerja yang ditargetkan?
  • Mengapa mengubah warna dalam matriks risiko dapat memengaruhi sikap pekerja terhadap keselamatan?
  • Bagaimana melibatkan manajer lini dan pekerja itu sendiri dalam proses pembaruan penilaian risiko secara berkala?
  • Alat manajemen visual apa yang benar-benar berfungsi di area produksi?
Untuk anggota Pro dan VIP
Ringkasan terstruktur dengan anggaran, jadwal, tim, dan alat.
Pilih paket

600+ kasus dan praktik

Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri

Ke perpustakaan
Kami menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik · Pemberitahuan Cookie

Bergabung dengan para pemimpin

14,000+ profesional · 128+ negara

1
Kontak
2
Profil

Pendaftaran

Ceritakan tentang diri Anda

Wajib diisi
Wajib diisi
Masukkan email yang valid
Nomor tidak valid

Pendaftaran

Data profesional

Wajib diisi
Wajib diisi
Wajib diisi

Mohon setujui untuk menerima buletin. Ini akan sangat meningkatkan pengalaman Anda di platform.

Pendaftaran selesai

Kami telah mengirim kredensial login ke email Anda. Gunakan kata sandi yang diterima untuk masuk.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Sudah punya akun? Masuk · Lupa kata sandi?

Selamat datang!

Anda berhasil masuk.

Belum punya akun? Daftar · Lupa kata sandi?

Pemulihan kata sandi

Masukkan email untuk pemulihan

Masukkan email yang valid

Tautan terkirim

Tautan reset kata sandi telah dikirim ke email Anda. Tautan berlaku selama 1 jam.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Ingat kata sandi? Masuk · Daftar