Penulis: Irina Klimanova, Head of HSE Service — Rosatom Fiberglass
Saya ingin berbagi tentang prosedur "bekerja di ruang terbatas" yang kami terapkan di perusahaan kami. Prosedur ini sedikit berbeda dari apa yang diwajibkan oleh undang-undang kita.
Untuk mengatur pekerjaan yang efektif berdasarkan prosedur "Bekerja di ruang terbatas", perlu dilakukan inventarisasi ruang terbatas di perusahaan (selanjutnya disebut RT) terlepas dari apakah saat ini ada pekerjaan yang sedang dilakukan di RT tersebut atau tidak. Setiap ruang terbatas diberikan nomor unik, semua informasi dimasukkan ke dalam tabel umum, dan kemudian tabel ini dapat digunakan saat menerbitkan izin kerja untuk pelaksanaan pekerjaan di RT.
Sebagai bagian dari penerapan prosedur bekerja di RT, langkah-langkah berikut juga dilakukan dan berbagai alat digunakan untuk meningkatkan efektivitasnya:
- Penilaian risiko RT: dilakukan menggunakan daftar periksa. Daftar periksa ini sangat berguna untuk pelaksanaan pekerjaan selanjutnya di RT, karena dapat digunakan saat menerbitkan izin kerja: risiko telah diidentifikasi dan langkah-langkah yang perlu diambil selama persiapan pekerjaan sudah jelas. Selain itu, terkadang selama proses penilaian risiko (PR), risiko tinggi dapat teridentifikasi, dan dalam hal ini, risiko tersebut dapat dihilangkan secara preventif. (Formulir PR terlampir pada artikel)
- Papan tanda di semua RT: di perusahaan kami, akses ke RT ditutup, dan di pintu masuk setiap RT terdapat papan tanda yang sesuai: "BAHAYA! Sebelum memasuki RUANG TERBATAS, wajib memiliki IZIN KERJA" beserta No. ruang terbatas.
- Daftar peralatan untuk bekerja di RT: berdasarkan daftar ini, dibentuklah perlengkapan keselamatan yang bersifat portabel. Daftar peralatan ini disusun antara lain berdasarkan PR yang telah dilakukan di RT untuk mengurangi waktu persiapan saat melakukan pekerjaan. (Contoh daftar terlampir pada artikel).
- Materi pelatihan: sebelum menerapkan prosedur, tentu saja perlu mensosialisasikan langkah-langkahnya kepada para pekerja, serta menjelaskan apa saja yang termasuk dalam RT di perusahaan kami. Untuk tujuan ini, kami telah mengembangkan presentasi dan tes untuk menguji pengetahuan setelah pelatihan. Pelatihan dilakukan secara tatap muka dan diulang secara berkala.
- Latihan evakuasi: untuk memastikan bahwa karyawan mengetahui apa yang harus dilakukan dalam situasi darurat, misalnya jika ada karyawan yang jatuh sakit di dalam RT, kami melatih keterampilan evakuasi karyawan dari RT setiap tahun. Omong-omong, semua karyawan dengan senang hati berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Agar prosedur dapat berjalan efektif, disarankan untuk menunjuk seorang karyawan yang mengawasinya. Di perusahaan kami, Spesialis HSE bertanggung jawab atas hal ini. Secara berkala, perlu dilakukan audit ruang terbatas untuk memastikan kebaruan data, ketersediaan papan tanda, dan kelengkapan peralatan portabel untuk bekerja di RT sesuai dengan daftar.