Sebuah perusahaan produksi barang dari kertas daur ulang sedang diinspeksi oleh pengawas pemadam kebakaran dan tidak ditemukan satu pun pelanggaran.
Inspektur didampingi langsung oleh pemiliknya.
Pemilik terlibat 💯, menyadari risiko terjadinya pelanggaran dan konsekuensi yang dapat ditimbulkannya.
Di akhir pemeriksaan, inspektur pergi ke toilet di ruang istirahat dan mencium bau rokok.
Inspektur merasa bingung.
Pemilik pun merasa bingung.
Sambil menandatangani berita acara pemeriksaan, inspektur menuntut agar tindakan segera diambil.
Pemilik mengumpulkan karyawan dan memberikan "ceramah tentang bahaya merokok".
- Semuanya sudah paham?
- Ya - jawab para pekerja serempak.
Keesokan harinya, kejadian yang sama terulang kembali.
Dan hari berikutnya.
Dan hari berikutnya lagi.
Hingga suatu hari, si pelanggar pergi ke tempat favoritnya untuk buang air, dan tiba-tiba alarm pendeteksi asap berbunyi.
Pemilik ternyata telah memasang sensor asap.
Apa jawaban dari pekerja yang tertangkap tersebut?
- Saya pikir saya tidak akan tertangkap.
Susunlah proses HSE, otomatisasi kontrol, lakukan pelatihan dengan cara yang menarik dan melibatkan, bukan sekadar "memberikan ceramah tentang bahaya merokok", ciptakan kesan mendalam bagi karyawan agar setelah mengikuti pelatihan, mereka memahami bahwa mereka berada di "sisi yang aman".