Pengembangan budaya keselamatan di lokasi produksi tidak mungkin terjadi tanpa sistem umpan balik dan kontrol yang terstruktur. Dalam webinar ini, pembicara Irina Tsvetkova dan Roman Verbin membahas secara rinci studi kasus praktis tentang penggunaan audit sebagai alat utama untuk manajemen risiko. Pendekatan ini didasarkan pada konsep WISE (Work and Safety Environment), di mana kepemimpinan manajemen yang sadar berada di pusat, dan kontraktor dipisahkan menjadi elemen sistem yang sangat penting.
Untuk memastikan kontrol menyeluruh di perusahaan, sistem audit tiga tingkat telah diterapkan. Setiap format memecahkan tugas spesifik dan melibatkan berbagai kategori karyawan:
Para pembicara menunjukkan dengan contoh bagaimana meninggalkan media kertas meningkatkan efisiensi manajemen risiko. Semua hasil inspeksi dicatat dalam sistem TI khusus, yang memungkinkan penetapan tindakan perbaikan secara cepat dan pelacakan tenggat waktu pelaksanaannya. Integrasi dengan alat analitik (Power BI) memungkinkan pembuatan pelaporan yang transparan untuk komite pengarah. Penggunaan format rapat SIM dengan indikasi warna KPI (hijau, kuning, merah) membantu manajemen untuk fokus hanya pada area bermasalah yang memerlukan intervensi segera.
Nilai khusus dari presentasi ini terletak pada analisis terbuka tentang pengalaman negatif. Presentasi ini membahas secara rinci periode ketika, karena batasan eksternal dan realokasi sumber daya, cakupan proses produksi oleh audit perilaku menurun. Melemahnya kontrol proaktif (khususnya, atas pekerjaan berbahaya oleh kontraktor) menyebabkan cedera pada karyawan kontraktor saat memindahkan peralatan. Kasus ini dengan jelas menunjukkan korelasi langsung antara pelaksanaan rencana indikator utama (audit) dan tingkat cedera di tempat kerja.
Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri
Ke perpustakaan