Banyak perusahaan menggunakan alat pengembangan budaya HSE – Behavioral Safety Audit (BSA). Secara teoritis, menerapkan BSA tidaklah sulit, begitu pula dengan memantau indikator kuantitatifnya. Namun, ketika menyangkut kualitas, selalu muncul keraguan – apakah kita mendapatkan hasil yang diinginkan? Bagaimana cara mengevaluasi kualitas BSA yang dilakukan untuk perbaikan lebih lanjut?
Daftar periksa evaluasi (lihat lampiran) membantu kami menilai kualitas audit HSE berbasis perilaku yang dilakukan, yang berisi tahapan pelaksanaan BSA beserta skornya.
Saat mengamati pelaksanaan audit perilaku, dengan menggunakan daftar periksa, kami mencatat tahapan yang dilakukan dan memberikan skor (0-1-2), di mana 0 berarti tidak dilakukan/dilakukan dengan buruk, 1 berarti dilakukan pada tingkat rata-rata, dan 2 berarti dilakukan dengan sangat baik. Evaluasi dapat dilakukan langsung di lokasi perusahaan atau selama latihan praktis pelaksanaan BSA. Selain langkah-langkah pelaksanaan BSA, kami menambahkan satu tahap lagi – persuasif. Meyakinkan pekerja untuk bekerja dengan aman adalah salah satu tujuan terpenting dari BSA!
Selain itu, dalam daftar periksa terdapat ruang untuk mencatat poin positif dan hal-hal yang dapat ditingkatkan. Catatan ini akan diperlukan untuk memberikan umpan balik.