Pengembangan Daftar Risiko Elektronik melalui Penyempurnaan Alat HSE

Studi Kasus
18 November 2025 🇷🇺 Bahasa asli: русский

Evolusi Alat Digital: dari Aplikasi Terpisah ke Basis Data Terpadu

Upaya perusahaan industri besar menuju nol kecelakaan kerja (zero harm) membutuhkan pencatatan dan penanganan kondisi berbahaya di tempat kerja yang seakurat mungkin. Namun, dengan digitalisasi skala besar, muncul masalah baru: kelebihan solusi TI yang tidak tersinkronisasi. Dalam presentasinya, spesialis utama departemen HSE di PJSC MMK, Dmitry Chetvertkov, membahas studi kasus praktis tentang transformasi aplikasi seluler dan desktop yang terpisah menjadi satu daftar risiko elektronik terpadu.

Secara historis, perusahaan telah menerapkan berbagai alat untuk berbagai kategori karyawan: "Navigator Keamanan" untuk manajer bengkel, workstation otomatis (AWS) "Serah Terima Shift" untuk pekerja dan mandor, serta AWS "Penilaian Bengkel" untuk spesialis pemantauan. Meskipun akses seluler dan dokumentasi foto sangat praktis, operasi otonom dari sistem ini menyebabkan duplikasi data secara massal. Pelanggaran yang sama (misalnya, tumpahan oli) dapat dicatat oleh pekerja di pagi hari, oleh manajer area di siang hari, dan oleh auditor selama inspeksi. Hal ini mendistorsi statistik dan membebani manajer lini dengan birokrasi yang tidak perlu.

Modul Terpadu dan Penanganan Akar Masalah

Untuk mengatasi masalah duplikasi, sebuah modul terintegrasi dikembangkan untuk menggabungkan aliran data dari semua sistem. Pembicara menunjukkan secara rinci bagaimana konsolidasi informasi tidak hanya membersihkan basis data dari duplikasi, tetapi juga membebaskan banyak waktu kerja. Menghilangkan hampir 400 catatan ganda per bulan menghemat waktu mandor hingga 19 jam, yang dapat mereka arahkan untuk pengendalian keselamatan yang nyata di lokasi produksi.

Namun, sekadar mencatat dan menghilangkan konsekuensi tidak mengurangi tingkat risiko dalam jangka panjang. Jika pekerja hanya membersihkan tumpahan oli, insiden tersebut akan terulang kembali. Oleh karena itu, tahap utama dalam pengembangan sistem adalah penerapan fitur "Akar Masalah". Kini sistem mewajibkan penetapan dan pengendalian tindakan yang ditujukan pada sumber masalah (misalnya, mengganti bantalan yang aus), dengan pelacakan tenggat waktu yang ketat dan sistem notifikasi push bertingkat untuk para manajer.

Integrasi dengan ETN: Pemilihan APD Otomatis Berdasarkan Risiko

Perhatian khusus dalam laporan ini diberikan pada proyek percontohan untuk mengintegrasikan daftar risiko elektronik dengan sistem penyediaan alat pelindung diri (APD). Sesuai dengan persyaratan Peraturan Kementerian Tenaga Kerja No. 766n, penerbitan APD harus didasarkan pada hasil penilaian risiko kerja.

Pembicara menjelaskan algoritma modul baru ini: setelah pekerja menandai bahaya di tempat kerja mereka melalui aplikasi seluler, dan manajer yang bertanggung jawab memverifikasinya, data tersebut dikirim ke spesialis APD. Sistem secara otomatis menganalisis risiko yang dikonfirmasi dan, selain set dasar menurut ETN (Norma Standar Seragam), menyarankan peralatan perlindungan tambahan. Misalnya, jika risiko luka bakar kimia pada kornea teridentifikasi, algoritma secara otomatis menambahkan kacamata pelindung tertutup ke dalam daftar kebutuhan.

Moderasi Data dan Keterlibatan Karyawan

Sistem pelaporan bahaya yang terbuka sering menghadapi masalah kebisingan informasi, di mana pekerja secara massal mencatat kekurangan kecil sehari-hari. Untuk menjaga kualitas data dalam daftar, sistem moderasi dua tingkat telah diterapkan. Manajer langsung (mandor) memeriksa keakuratan deskripsi dan materi foto sebelum mengirimkannya ke basis data umum, dan penanggung jawab departemen berhak menggabungkan pelanggaran kecil yang serupa menjadi satu tindakan komprehensif. Hal ini memungkinkan untuk tetap fokus pada risiko kerja yang benar-benar kritis.

Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:

  • Bagaimana menggabungkan data dari berbagai aplikasi HSE ke dalam satu basis data dan menghilangkan duplikasi pelanggaran?
  • Bagaimana fitur "Akar Masalah" membantu mengatasi kondisi berbahaya yang berulang?
  • Berapa banyak waktu kerja manajer lini yang dihemat oleh penyaringan duplikat otomatis dalam sistem TI?
  • Bagaimana mengatur pemilihan APD tambahan secara otomatis menurut ETN berdasarkan risiko kerja yang teridentifikasi?
  • Siapa dan berdasarkan kriteria apa yang harus memoderasi aliran laporan bahaya dari personel lini?
Untuk anggota Pro dan VIP
Ringkasan terstruktur dengan anggaran, jadwal, tim, dan alat.
Pilih paket

600+ kasus dan praktik

Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri

Ke perpustakaan
Kami menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik · Pemberitahuan Cookie

Bergabung dengan para pemimpin

14,000+ profesional · 128+ negara

1
Kontak
2
Profil

Pendaftaran

Ceritakan tentang diri Anda

Wajib diisi
Wajib diisi
Masukkan email yang valid
Nomor tidak valid

Pendaftaran

Data profesional

Wajib diisi
Wajib diisi
Wajib diisi

Mohon setujui untuk menerima buletin. Ini akan sangat meningkatkan pengalaman Anda di platform.

Pendaftaran selesai

Kami telah mengirim kredensial login ke email Anda. Gunakan kata sandi yang diterima untuk masuk.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Sudah punya akun? Masuk · Lupa kata sandi?

Selamat datang!

Anda berhasil masuk.

Belum punya akun? Daftar · Lupa kata sandi?

Pemulihan kata sandi

Masukkan email untuk pemulihan

Masukkan email yang valid

Tautan terkirim

Tautan reset kata sandi telah dikirim ke email Anda. Tautan berlaku selama 1 jam.

Tidak menerima email?
Periksa folder Spam
Ingat kata sandi? Masuk · Daftar