Pendekatan tradisional terhadap HSE di Rusia sering kali hanya berupa pengumpulan statistik dan respons terhadap insiden yang sudah terjadi. Namun, pengalaman internasional menunjukkan bahwa pencegahan cedera jauh lebih efektif dan ekonomis. Dalam webinar ini, Angela Rodygina, Direktur HSE dan Lingkungan di Dietsmann, berbagi pengalaman dalam menerapkan standar budaya keselamatan Eropa di perusahaan-perusahaan Rusia. Pembicara membahas bagaimana transisi dari model reaktif ke sistem tindakan proaktif tidak hanya membantu mengurangi risiko, tetapi juga mengubah sikap karyawan terhadap keselamatan mereka sendiri.
Penerapan standar baru membutuhkan pelatihan sistematis di semua tingkatan. Presentasi ini membahas secara rinci proses adaptasi 17 modul budaya keselamatan yang dikembangkan oleh kantor pusat di Monako. Karena tidak mungkin mengirim semua karyawan untuk pelatihan pada saat yang sama karena tugas produksi, perusahaan menerapkan metode kaskade: manajer HSE melatih supervisor lini, yang pada gilirannya meneruskan pengetahuan tersebut kepada bawahan dalam pertemuan rutin. Pendekatan ini memastikan kelangsungan proses pendidikan dan keterlibatan bertahap dari seluruh staf.
Salah satu elemen kunci dari pendekatan proaktif adalah identifikasi dini situasi berbahaya oleh karyawan itu sendiri. Pembicara menunjukkan melalui contoh kompetisi «Keselamatan adalah Urusan Semua Orang» bagaimana sistem motivasi berubah. Awalnya, perusahaan menggunakan imbalan materi untuk pelaporan bahaya, yang memberikan efek, tetapi seiring waktu mengarah pada pendekatan formal. Transisi ke motivasi non-materi (sertifikat, pengakuan publik) memungkinkan karyawan untuk tetap aktif dan mengalihkan fokus dari mendapatkan bonus ke kepedulian nyata terhadap keselamatan.
Untuk manajemen data HSE yang efektif, perusahaan mengembangkan perangkat lunak internalnya sendiri. Basis data ini memungkinkan pencatatan hasil inspeksi tempat kerja, termasuk pelanggaran dan tindakan perbaikan. Sistem secara otomatis memberi tahu manajer yang bertanggung jawab tentang ketidaksesuaian yang teridentifikasi dan memantau tenggat waktu penyelesaiannya. Selain itu, data diintegrasikan dengan sistem KPI, yang secara langsung memengaruhi pemberian bonus bagi pelanggar, memberikan tingkat kontrol administratif tambahan.
Bahkan dengan adanya panduan terperinci, kualitas pengarahan bertarget sering kali menurun karena pendekatan formal oleh manajer lini. Pembicara menekankan pentingnya mendapatkan umpan balik dari peserta pengarahan. Perbedaan persepsi informasi antara manajer dan pekerja dapat menyebabkan kesalahan fatal. Memastikan bahwa pekerja memahami tugas dan metode kerja yang aman dengan benar adalah langkah kunci untuk mencegah cedera.
Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri
Ke perpustakaan