Budaya keselamatan bukan sekadar kumpulan peraturan dan instruksi, melainkan suasana kepercayaan dan keterlibatan di semua tingkat perusahaan. Dalam presentasinya, Alexey Avramenko, perwakilan dari perusahaan "Norilsk Nickel", membahas masalah utama: mengapa metode pengendalian tradisional tidak lagi berfungsi dan bagaimana fungsi HSE harus berubah agar menjadi mitra nyata bagi produksi.
Pembicara menunjukkan melalui contoh perusahaannya bahwa memaksakan budaya keselamatan dari atas ke bawah tidaklah efektif. Jika lingkungan dibangun semata-mata berdasarkan hukuman, pekerja akan membentuk keyakinan: "yang penting jangan sampai ketahuan". Hal ini mengarah pada penyembunyian pelanggaran, distorsi fakta, dan akibatnya, insiden yang berpotensi berbahaya. Untuk memutus siklus ini, spesialis HSE perlu bekerja dengan perilaku dan keyakinan orang-orang, dan untuk itu diperlukan pembangunan kepercayaan.
Presentasi ini membahas secara rinci mekanisme pembentukan kepercayaan antara pekerja dan spesialis HSE. Kepercayaan dibangun di atas tiga komponen utama:
Pembicara menekankan bahwa semua faktor ini dapat menjadi sia-sia karena ego spesialis yang tinggi. Kemampuan untuk mendengarkan, meyakinkan, dan memengaruhi tanpa tekanan adalah soft skill yang perlu dikembangkan oleh setiap spesialis HSE.
Untuk memahami bagaimana produksi memandang departemen HSE, perusahaan melakukan penilaian independen terhadap citra fungsi HSE menggunakan tangga Patrick Hudson. Hasilnya menunjukkan tingkat reaktif (2,63 poin): pekerja memandang spesialis HSE lebih sebagai sumber masalah dan hukuman daripada sebagai penolong.
Untuk mengubah situasi ini, proyek-proyek spesifik diluncurkan:
Berkat inisiatif ini, berdasarkan hasil survei denyut (pulse survey) yang diulang, indeks citra meningkat menjadi 2,90. Pekerja mulai memperhatikan kelayakan keputusan, aksesibilitas spesialis, dan manfaat nyata dari pekerjaan mereka.
Jelajahi perpustakaan lengkap praktik terbaik keselamatan industri
Ke perpustakaan