Integrasi Keselamatan ke dalam Sistem Produksi: Pengalaman «Zarubezhneft-Dobycha Kharyaga»
Pengembangan sistem produksi tidak mungkin terjadi tanpa integrasi mendalam dari masalah keselamatan dan kesehatan kerja serta keselamatan industri. Dalam realitas saat ini, perusahaan dibagi menjadi reaktif, yang bereaksi terhadap peristiwa yang sudah terjadi, dan proaktif, yang bekerja untuk mencegah. Transisi ke tipe kedua membutuhkan pendekatan sistematis, keterlibatan personel, dan perbaikan berkelanjutan. Dalam webinar ini, Alexey Mosyagin, Kepala Departemen Keselamatan Industri, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta Lingkungan (HSE) di «Zarubezhneft-Dobycha Kharyaga», berbagi pengalaman praktis tentang transformasi budaya produksi di ladang minyak.
Sistem 5S sebagai Alat untuk Mengidentifikasi Prasyarat Insiden
Pembicara membahas secara rinci penerapan standar 5S bukan hanya sebagai metode untuk mengatur ruang kerja, tetapi sebagai alat keselamatan yang lengkap. Di perusahaan, pengawasan sistem ini dipercayakan kepada departemen HSE, karena setiap ketidaksesuaian dengan standar (misalnya, lorong yang berantakan atau penyimpanan bahan kimia yang tidak tepat) dianggap sebagai potensi prasyarat untuk terjadinya insiden.
- Audit Reguler: Dilakukan menggunakan daftar periksa dengan sistem penilaian, yang memungkinkan penilaian objektif terhadap kondisi fasilitas.
- Visualisasi Perbaikan: Departemen melaporkan setiap bulan dalam format «sebelum/sesudah», menunjukkan perubahan nyata (misalnya, pelabelan prekursor di laboratorium).
- Analisis Pelanggaran: Ketidaksesuaian yang diidentifikasi diklasifikasikan ke dalam tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman, yang membantu menangani penyebab pelanggaran secara tepat sasaran melalui dasbor Nestro Data.
Keterlibatan Personel: Sistem Perbaikan Berkelanjutan «Ada Ide!»
Salah satu elemen kunci dalam mengembangkan budaya keselamatan adalah memotivasi karyawan untuk mencari solusi. Presentasi ini menunjukkan bagaimana sistem penyampaian ide bekerja, yang mencakup pekerja dari klien maupun kontraktor.
- Prioritas Keselamatan: Ide yang bertujuan untuk meningkatkan HSE memiliki bobot maksimum saat memberikan poin.
- Motivasi Multilevel: Poin yang terkumpul dapat ditukar dengan hadiah berharga, tambahan hari libur berbayar, atau polis asuransi kesehatan sukarela (VHI) untuk kerabat. Ide terbaik bulan ini dihargai dengan bonus uang tunai.
- Hasil Praktis: Dari lebih dari 3800 ide yang diajukan, sekitar 1700 telah diimplementasikan. Contohnya termasuk optimalisasi sistem manajemen setpoint pasokan gas dan modernisasi pengujian sistem alarm.
Organisasi Kerja Tim dan Manajemen Visual
Untuk mempertahankan keterlibatan pada tingkat sistemik, perusahaan menggunakan pendekatan komprehensif untuk mengatur pekerjaan departemen struktural.
- Peringkat Departemen: Penilaian bulanan memperhitungkan partisipasi dalam sistem 5S dan pengajuan ide. Pemenang kuartal menerima bonus uang tunai yang substansial, yang menciptakan persaingan yang sehat.
- Prosedur Operasi Standar (SOP): Instruksi langkah demi langkah yang divisualisasikan (misalnya, untuk pengarahan yang ditargetkan sebelum pekerjaan gas berbahaya) disetujui oleh departemen HSE, memastikan keseimbangan antara kecepatan dan keselamatan pelaksanaan pekerjaan.
- Papan Manajemen Kinerja Visual (VPM): Alat untuk mengadakan pertemuan perencanaan rutin, yang memungkinkan setiap pekerja melihat hubungan antara tugas harian mereka dan indikator kinerja utama perusahaan.
Penilaian Kematangan dan Mengatasi Penolakan
Penerapan alat baru selalu menghadapi penolakan. Pembicara menunjukkan dengan contoh bagaimana perusahaan mengatasi kesulitan ini melalui integrasi persyaratan baru ke dalam sistem peringkat dan motivasi finansial, secara bertahap membentuk kebiasaan dan pemahaman tentang nilai inovasi. Penilaian tingkat pengembangan sistem produksi dilakukan menggunakan audit internal dan sistem «Barometer», yang memungkinkan pelacakan dinamika dan perencanaan perbaikan lebih lanjut.
Apa yang Akan Anda Pelajari dari Webinar Ini:
- Bagaimana mengadaptasi standar 5S untuk kebutuhan departemen keselamatan kerja dan mengurangi jumlah prasyarat insiden?
- Bagaimana membangun sistem penyampaian ide keselamatan yang berfungsi dan bagaimana memotivasi personel?
- Bagaimana menggunakan peringkat departemen untuk meningkatkan keterlibatan dalam masalah HSE?
- Bagaimana memvisualisasikan proses kerja menggunakan SOP dan papan VPM untuk meningkatkan keselamatan?
- Bagaimana mengatasi penolakan personel saat menerapkan alat sistem produksi baru?