Konteks: mengapa dialog sosial adalah dasar budaya keselamatan
Penciptaan sistem keselamatan yang efektif tidak mungkin terjadi tanpa keterlibatan dan minat dari para pekerja itu sendiri. Jika seorang karyawan tidak menerima umpan balik dari manajemen dan tidak memiliki kesempatan untuk berbicara secara terbuka tentang masalah, tindakan administratif apa pun (perintah, hukuman) hanya akan bekerja sebagian. Dalam webinar ini, Pavel Mitrokhin, Kepala Departemen HSE di Setas Cosmetics (Oriflame Cosmetics), membahas alat praktis untuk membangun dialog sosial yang tidak hanya membantu mematuhi hukum, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
Alat umpan balik: dari "kotak merah" hingga Komite HSE
Pembicara menunjukkan melalui contoh perusahaannya bagaimana berbagai saluran komunikasi dengan karyawan bekerja. Prinsip utamanya adalah aksesibilitas dan umpan balik yang wajib.
- Komite HSE. Pertemuan triwulanan yang melibatkan manajemen puncak dan perwakilan pekerja. Ini adalah platform di mana inisiatif dan rencana yang telah diimplementasikan dibahas, dan karyawan dapat mengajukan pertanyaan langsung kepada CEO.
- "Kotak merah" dan email. Saluran anonim untuk mengumpulkan saran dan keluhan. Penting bahwa setiap laporan ditinjau dan tindakan nyata diambil (misalnya, memasang kipas angin tambahan atau mengganti APD dengan yang lebih nyaman).
- Dialog selama kontrol tiga tahap. Selama inspeksi area produksi yang melibatkan manajemen, komunikasi langsung dengan pekerja terjadi, yang memungkinkan identifikasi masalah tersembunyi dan penyelesaiannya secara cepat.
- Survei elektronik tahunan. Kuesioner anonim untuk menilai sikap karyawan terhadap perusahaan dan mengumpulkan saran untuk perbaikan.
Motivasi non-material dan keterlibatan
Presentasi ini membahas secara rinci pendekatan terhadap motivasi non-material, yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan imbalan finansial. Keterlibatan dibangun di atas tiga komponen: keadaan intelektual, emosional, dan fisik pekerja.
- Acara olahraga dan kesehatan. Kelas yoga rutin, turnamen tenis meja, lokakarya tentang pencegahan penyakit dan manajemen stres. Ini membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kesejahteraan fisik karyawan.
- Pelatihan dan pengembangan. Kursus berbicara di depan umum gratis, bahasa asing, lokakarya tentang pembuatan presentasi dan negosiasi.
- Acara perusahaan. Kunjungan ke teater, wisata, hari keluarga, dan liburan tradisional Swedia. Kegiatan semacam itu mendorong kekompakan tim dan meningkatkan loyalitas.
- "Sarapan dengan Direktur". Pertemuan informal antara karyawan berprestasi dan manajemen, di mana masalah pekerjaan dapat didiskusikan dalam suasana yang nyaman.
Prinsip komunikasi yang efektif
Pembicara menekankan bahwa untuk dialog yang sukses, beberapa aturan dasar harus diikuti:
- Tujuan dan penggunaan fakta. Komunikasi harus memiliki tujuan tertentu dan didasarkan pada data objektif, tanpa ancaman dan manipulasi.
- Ketulusan dan keterlibatan. Manajer harus menunjukkan minat nyata pada masalah karyawan, tanpa terganggu oleh hal-hal lain (misalnya, telepon) selama percakapan.
- Kelengkapan. Setelah setiap diskusi, penting untuk memastikan bahwa kedua belah pihak saling memahami dengan benar dan menyepakati langkah selanjutnya.
Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:
- Bagaimana mengatur pekerjaan Komite HSE tanpa formalisme?
- Saluran apa yang paling efektif untuk mengumpulkan umpan balik dari karyawan?
- Bagaimana motivasi non-material memengaruhi tingkat budaya keselamatan?
- Bagaimana membangun dialog yang tepat dengan pekerja selama audit dan inspeksi?
- Kegiatan apa yang membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan keterlibatan staf?
Komentar 1
Gambar benar-benar hilang