Siapa saja yang terlibat dalam proyek?
Tergantung pada skala dan kompleksitas proyek, berbagai pihak dapat terlibat di dalamnya. Baik proyek tersebut memengaruhi kepentingan mereka, maupun mereka terlibat langsung dalam pelaksanaannya. Peserta utama proyek tidaklah banyak.
Klien — calon pemilik hasil proyek. Tertarik pada pelaksanaan proyek, menentukan persyaratan hasil, dan menyediakan pendanaan. Di tim saya, ada lelucon bahwa klien adalah orang yang akan menagih hasil akhirnya 😊
Manajer Proyek — sosok sentral dalam manajemen proyek. Memastikan proyek mencapai tujuannya, tim tetap sesuai anggaran dan tenggat waktu, serta hasilnya memiliki kualitas yang memadai. Ia mengumpulkan tim proyek, yang keberhasilan seluruh proyek sangat bergantung padanya. Namun, menurut pandangan subjektif saya, Manajer Proyek adalah inti dari proyek, motivator tim, dan pelindung dari hambatan eksternal.
Tim Proyek — sekelompok spesialis individu (internal atau eksternal) yang mengerjakan proyek dan bertanggung jawab kepada Manajer Proyek. Ini juga mencakup perwakilan dari vertikal lintas fungsi, seperti HR dan PR, IT, serta vertikal produksi, yang membantu menciptakan produk akhir.
Apa hal pertama yang harus dilakukan klien? Menemukan sumber daya, pemangku kepentingan untuk produk akhir, dan manajer proyek yang tepat.
Mari kita terapkan dalam praktik 😊
Klien di perusahaan kami adalah Wakil Direktur Utama Bidang HSE. Kasus kecelakaan kerja fatal dan berat yang berulang sama sekali tidak bisa menjadi norma bagi Perusahaan.
Pemangku kepentingan berada di vertikal lintas fungsi, dan manajer proyeknya adalah saya sendiri.
Bersambung di artikel berikutnya.