Konteks: mengapa keterlibatan adalah dasar budaya keselamatan
Pengembangan budaya keselamatan tidak mungkin terjadi tanpa partisipasi aktif karyawan di semua tingkatan. Ekaterina Gemberova, Kepala Departemen Pengembangan Sistem Keselamatan OTEKO, berbagi pengalaman tentang transformasi pendekatan pelatihan, motivasi, dan komunikasi di sebuah perusahaan industri besar. Presentasi ini membahas secara rinci langkah-langkah praktis untuk menciptakan ruang informasi terpadu dan menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik.
Pelatihan: dari teori ke praktik
Pembicara menganalisis masalah terputusnya program pelatihan dari kondisi produksi yang sebenarnya. Seringkali, pelatih internal yang berada di bawah struktur HR kehilangan kontak dengan tantangan keselamatan saat ini. Untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkah berikut diusulkan:
- Interaksi erat antara pelatih dan spesialis HSE: pembaruan program bersama berdasarkan insiden nyata.
- Alat supervisi: spesialis HSE hadir di pelatihan, mengevaluasi penyampaian materi dan penerapannya.
- Magang pelatih "di lapangan": terjun langsung ke dalam pekerjaan spesialis HSE (inspeksi lapangan, investigasi) untuk memahami spesifikasi produksi.
Selain itu, spesialis HSE dilibatkan sebagai instruktur lepas untuk kursus praktis (mengemudi defensif, pertolongan pertama), yang berkontribusi pada pengembangan profesional dan peningkatan keterampilan komunikasi mereka.
Motivasi dan komunikasi: menciptakan ruang informasi
Setiap penerapan alat keselamatan baru harus disertai dengan kampanye informasi berskala besar. Pembicara menunjukkan melalui contoh bagaimana perusahaan menggunakan berbagai saluran komunikasi:
- Bulan keselamatan (audit yang ditargetkan): fokus pada penyebab sistemik insiden, diikuti dengan pemberian hadiah tematik kepada manajer yang paling aktif.
- Program "Ada Ide!": melibatkan karyawan dalam proses perbaikan, yang meningkatkan nilai perubahan yang diterapkan.
- Bentuk permainan dan kompetisi: kontes keterampilan profesional ("Terbaik dalam Keselamatan Produksi") dan estafet tim ("Pelabuhan Aman"), yang mencakup berbagai bidang keselamatan.
- "Sabuk Juara" bergilir: penghargaan tahunan untuk departemen terkemuka berdasarkan indikator penilaian sistem manajemen keselamatan terintegrasi, yang menciptakan persaingan sehat.
Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:
- Bagaimana menjembatani kesenjangan antara program pelatihan dan praktik nyata di produksi?
- Alat motivasi non-material apa yang paling efektif untuk melibatkan karyawan?
- Bagaimana mengatur audit keselamatan yang ditargetkan dan membuatnya efektif?
- Bagaimana menggunakan mekanika kompetitif (estafet, kontes) untuk meningkatkan minat dalam pelatihan?