Skema Tulang Ikan Mbah Ishikawa. Rangka kognisi ampuh menggambar jejaring liana kericuhan mutlak. Menertiban hiruk pikuk jadi lima bongkah berbaris: Manusia, Perangkat, Tata Cara, Baku Bahan dan Relung Lingkungan.
Penerapan metodologi investigasi insiden dalam format A3 untuk beralih dari mencari kambing hitam ke analisis sistemik akar penyebab. Praktik ini mencakup algoritma langkah demi langkah untuk mengumpulkan fakta, penerapan alat analisis (garis waktu, pohon penyebab, diagram Ishikawa, diagram penghalang), dan evaluasi tindakan perbaikan menggunakan matriks "efektivitas-biaya".
Penerapan pendekatan sistemik untuk investigasi semua insiden HSE, termasuk cedera ringan, dengan fokus pada pencarian akar penyebab, bukan mencari pihak yang bersalah. Praktik ini mencakup penerapan alat analitik secara berurutan (5W1H, analisis 4M, "5 Mengapa") oleh kelompok kerja lintas fungsi dan perluasan tindakan perbaikan secara horizontal ke departemen terkait.
Sistem manajemen insiden di Danone, mencakup investigasi semua insiden (termasuk cedera ringan dan near-miss) menggunakan kombinasi metode 5M dan "5 Mengapa". Praktik ini mencakup pelibatan kontraktor setara dengan karyawan tetap dan pengembangan jaringan saraf tiruan untuk memprediksi insiden di masa depan berdasarkan kumpulan data.