Proyek TI "Sistem Penerbitan Izin Kerja"
Proyek percontohan untuk digitalisasi penerbitan izin kerja (permit to work) di UGOK telah diimplementasikan. Solusi ini meningkatkan kecepatan dan kualitas penyusunan dokumentasi untuk pelaksanaan pekerjaan berisiko tinggi.
Waktu penerbitan izin kerja berkurang secara keseluruhan sebesar 30 menit, dan kini hanya memakan 15% dari waktu yang dihabiskan sebelumnya. Sekarang, pihak yang memberikan izin dapat melihat semua parameter pekerja (pemeriksaan medis, sertifikasi yang berlaku, izin, dan pelatihan HSE).
Digitalisasi Sistem Kontrol Produksi
Di bengkel perbaikan khusus UGOK, proyek percontohan untuk penerapan sistem informasi otomatis "Kontrol Produksi" telah diimplementasikan. Sistem ini memungkinkan pelaksanaan kontrol produksi secara jarak jauh.
Kontrol produksi dilakukan menggunakan telepon dan kamera khusus (di lingkungan tambang – telepon dengan casing tahan ledakan). Setelah pemeriksaan selesai, hasil kerja disusun ke dalam lembar periksa dan langsung dikirimkan kepada pihak yang bertanggung jawab untuk perbaikan, sehingga waktu pemrosesan berkurang rata-rata sebesar 60-70%.
Implementasi Sistem LOTO
Peraturan "Isolasi dan Pengendalian Sumber Energi Berbahaya (Lockout, Tagout, LOTO)" telah disahkan. Kursus pelatihan telah dikembangkan dan pelatihan karyawan telah dilaksanakan. Peralatan yang diperlukan untuk pabrik pengolahan juga telah dibeli.
Kasus penyalaan peralatan secara tidak sengaja ke dalam sistem telah dihilangkan, yang mana mencegah terjadinya cedera dalam kategori ini, sehingga tingkat cedera pekerja turun menjadi nol.
Pengembangan Sistem Penyediaan APD
Alih daya (outsourcing) APD telah diterapkan di UGOK dan AGOK. Spesifikasi teknis untuk pembuatan pakaian kerja dari kain visibilitas tinggi telah dikembangkan, beserta standar penerbitan pakaian kerja dan alat pelindung diri. Hal ini akan meningkatkan sifat pelindung APD dan meningkatkan kenyamanan saat digunakan. Pengujian sampel pakaian kerja baru direncanakan pada tahun 2025.
Mulai sekarang, semua pekerja menerima APD tanpa harus menunggu dan antre. Pemborosan APD akibat data antropometri pekerja yang tidak akurat telah dikurangi (selama masa kerja, ukuran tubuh pekerja dapat berubah, sehingga mereka sering kali diberikan APD yang dibeli untuk pekerja lain). Dengan adanya sistem alih daya, masalah ini telah teratasi.
Sistem Pemantauan Kondisi Pengemudi dan Situasi Jalan
Peralatan khusus yang dipasang pada kendaraan angkutan barang dan alat berat mencatat pelanggaran persyaratan keselamatan lalu lintas dan mengirimkan informasi tersebut ke pusat analitik. Sistem ini memungkinkan identifikasi pelanggaran yang berulang dan pengembangan tindakan perbaikan.
Sebagai bagian dari proyek ini, sebanyak 800 set perangkat terpasang telah diinstal di lima lokasi Perusahaan. Sistem ini telah dioperasikan secara komersial. Pada tahun 2024, Pusat Pemantauan Operasi Transportasi yang Aman mulai beroperasi: para spesialis mencatat pelanggaran, menyusun laporan untuk tindakan disipliner pengemudi, dan mengirimkan informasi kepada pihak yang bertanggung jawab untuk mencegah situasi darurat.
Selama periode pelaporan, sekitar 20 pengemudi telah diberhentikan dari pekerjaannya karena pelanggaran lalu lintas langsung.
Pada tahun pelaporan, 320 pengemudi Perusahaan telah menyelesaikan pelatihan program "Mengemudi Defensif" dengan partisipasi pelatih eksternal dan internal, yang berdampak positif pada penurunan tingkat kecelakaan lalu lintas rata-rata sebesar 36%.