Sistem kesehatan korporat di ALROSA merupakan mekanisme yang berjalan dengan sangat baik. Pusat kesehatan beroperasi di seluruh fasilitas produksi Perusahaan, dan kerja sama telah dibangun dengan institusi medis di lokasi tempat perusahaan beroperasi. Perusahaan mematuhi persyaratan hukum dan memberikan asuransi kepada seluruh pekerja terhadap kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang terkait dengan produksi.
Sering kali, bantuan dapat diberikan kepada pekerja bahkan pada tahap eksaserbasi penyakit, yang secara rata-rata telah mengurangi jumlah kasus rawat inap sebesar 50-55% dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Bagi pekerja yang terlibat dalam pekerjaan berat serta pekerjaan dengan kondisi kerja yang berbahaya dan berisiko, disediakan pemeriksaan medis awal dan berkala. Pada tahun 2024, Perusahaan menerapkan peraturan untuk pelaksanaan pemeriksaan medis berkala, di mana durasinya tidak boleh melebihi dua hari. Untuk tujuan ini, Pusat Medis ALROSA telah menyelenggarakan sistem pendaftaran janji temu elektronik dan memperpanjang jam operasional laboratorium.
Cakupan pelaksanaan pemeriksaan medis berkala mencapai 98% berkat penyelesaian pada hari yang sama.
Untuk mengurangi waktu pelaksanaan pemeriksaan medis prashift, ALROSA memasang perangkat sistem layanan medis elektronik (ESMO), yang memungkinkan peningkatan kapasitas layanan di pusat-pusat kesehatan.
Secara keseluruhan di perusahaan, sekitar 100 perangkat ESMO telah dipasang, yang mengurangi waktu pemeriksaan medis dari 15 menjadi 10 menit, dan membebaskan satu tenaga medis.
Pada tahun pelaporan, tugas utama di bidang pencegahan penyakit akibat kerja adalah mengurangi dampak faktor berbahaya di lingkungan kerja, yang diidentifikasi selama penilaian khusus kondisi kerja (SOUT), serta pelaksanaan rencana tindakan untuk meningkatkan kondisi kerja.
Berdasarkan hasil tahun 2024, faktor bahaya utama di tempat kerja adalah kebisingan, infrasonik, paparan getaran, pencahayaan area kerja, beban proses kerja, dan paparan bahan kimia. Secara total pada tahun 2024, 38 kasus penyakit akibat kerja tercatat di fasilitas ALROSA, yang berarti 5 kasus lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya. Patologi yang paling umum berkaitan dengan organ pendengaran dan pernapasan. Pengujian berbagai Alat Pelindung Diri (APD) dilakukan secara berkelanjutan, termasuk untuk organ pernapasan dan pendengaran.
Untuk mempertahankan budaya gaya hidup sehat, Perusahaan meluncurkan proyek "Wilayah Kesejahteraan ALROSA", yang membentuk kebiasaan gaya hidup sehat dalam bentuk permainan dan kompetisi. "Hari Kesehatan" dan pemeriksaan kesehatan karyawan dilakukan langsung di tempat kerja. Dukungan psikologis secara online dan sistem poin motivasi juga tersedia dalam penyelenggaraan perawatan sanatorium dan resor bagi karyawan.