Di banyak perusahaan, praktik penyelenggaraan "Kontak Keselamatan/Safety Moment" telah berhasil diterapkan dan digunakan.
Ini adalah alat sederhana untuk melibatkan karyawan dalam diskusi dan penyelesaian masalah terkait keselamatan di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari, yang membentuk sikap karyawan terhadap masalah keselamatan pribadi, dan sebagai hasilnya, tercermin dalam perilaku mereka.
Kontak Keselamatan - adalah informasi singkat dan relevan bagi mereka yang hadir selama 3-5 menit tentang peristiwa terkait masalah keselamatan yang terjadi di dunia, di Perusahaan, di tempat Pelanggan, di tempat kerja Anda, di rumah, atau di perjalanan.
Tujuan penyelenggaraan Kontak Keselamatan – pembentukan budaya perilaku aman, melibatkan karyawan dalam diskusi, dan mengambil pelajaran dari peristiwa/situasi tersebut.
Struktur Kontak Keselamatan:
Terkadang, muncul kesulitan dalam ketepatan penerapan alat ini dan penggunaan yang benar, yang dapat menyebabkan hasil di bawah ekspektasi.
Tampaknya ini adalah alat yang sederhana dan efektif, namun jika salah diterapkan, alat ini tidak akan berfungsi sama sekali. Akibatnya, karyawan dan manajer memiliki keyakinan bahwa alat budaya keselamatan tidak memberikan efek yang semestinya.
Penting untuk tidak menyamakan konsep safety moment/kontak keselamatan dengan instruksi/induksi, serta menghindari:
Perlu dipahami dan disampaikan kepada semua orang yang menggunakan safety moment/kontak keselamatan bahwa tugas utamanya adalah menginformasikan dan melibatkan karyawan secara khusus dalam menilai keselamatan lingkungan sekitar, memperhatikan apa yang terjadi di sekitar baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari, menilai tindakan berbahaya dari diri sendiri dan orang lain di sekitar, serta menilai kondisi berbahaya di tempat kerja dan di rumah. Hal ini berkontribusi pada perluasan pengetahuan karyawan di bidang keselamatan, melibatkan mereka dalam diskusi, dan membentuk perilaku aman melalui komunikasi yang rutin.
Karyawan harus belajar untuk selalu menilai kemungkinan terjadinya insiden sebagai akibat dari tindakan mereka, tindakan orang lain, dan kondisi lingkungan eksternal.
Dengan demikian, akan muncul kebiasaan untuk melihat dunia sekitar dari sudut pandang keselamatan, misalnya dengan bantuan pertanyaan:
Untuk menyelenggarakan "Kontak Keselamatan" yang baik, penting untuk menyampaikan pesan utama dengan benar guna menarik perhatian rekan kerja dan membuat pesan utama Anda efektif saat menyampaikan informasi. Untuk keberhasilan penyelenggaraan kontak keselamatan, perlu:
Topik untuk safety moment/kontak keselamatan dapat berasal dari bidang kehidupan apa pun, misalnya: