Konteks: Mengapa keselamatan dan efisiensi sering bertentangan
Masalah keseimbangan antara efisiensi operasional dan keselamatan kerja adalah salah satu yang paling krusial di fasilitas produksi mana pun. Seringkali kedua bidang ini dianggap sebagai kekuatan yang saling bertentangan: pekerja produksi berusaha memenuhi target dan mendapatkan penghasilan, sementara spesialis HSE ingin menghentikan proses demi mematuhi aturan. Dalam presentasinya, Svetlana Shuvalova, Direktur Pabrik KNAUF Insulation, membahas cara mengatasi penolakan ini dan beralih dari konflik menuju kolaborasi.
Model Interaksi: Dari penghindaran hingga kolaborasi
Pembicara menunjukkan melalui contoh cuplikan film terkenal bagaimana berbagai model interaksi antara produksi dan HSE terwujud dalam kehidupan korporat yang nyata:
- Penghindaran konflik: persetujuan formal terhadap persyaratan keselamatan tanpa niat nyata untuk mematuhinya. Ini adalah menunda masalah "untuk nanti", yang pasti mengarah pada akumulasi risiko.
- Persaingan: memaksakan kepentingan sendiri secara keras. Produksi mungkin mengabaikan aturan demi target, dan HSE memblokir pekerjaan tanpa mempertimbangkan tujuan bisnis. Perjuangan semacam ini menghancurkan kepercayaan.
- Akomodasi: pelaksanaan formal peraturan dari atas tanpa memahami esensinya. Staf hanya beradaptasi dengan aturan baru, yang mengurangi efektivitas nyatanya.
- Kompromi: mencapai kesepakatan yang hanya memuaskan kedua belah pihak sebagian. Ini adalah solusi yang belum selesai, yang di masa depan dapat kembali memicu penolakan.
- Kolaborasi: tingkat interaksi tertinggi, di mana efisiensi operasional dan keselamatan berjalan sejajar dan bersama-sama. Kepemimpinan memainkan peran kunci di sini: manajer menilai sumber daya, menyatukan tim, dan memberikan arahan yang jelas dalam kondisi berisiko.
Cara mencapai kolaborasi dalam praktik
Presentasi ini membahas secara rinci langkah-langkah yang diperlukan untuk membangun kolaborasi yang efektif antar departemen:
- Tujuan yang tepat dari atas: manajemen harus menetapkan tujuan yang saling mendukung dan menyatukan agar analisis dan tindakan benar-benar bermanfaat.
- Motivasi dan insentif: penting untuk menemukan cara yang tepat untuk menarik minat staf dan menyampaikan kepada semua orang tentang pentingnya mematuhi aturan keselamatan.
- Menghindari saling menyalahkan: cedera dan kecelakaan bukanlah kesalahan pekerja tertentu, melainkan masalah sistem manajemen dan risiko yang diremehkan. Kesalahan dalam manajemen adalah penyebab utama insiden.
- Indikator proaktif: merevisi pandangan tentang statistik dan memilih metrik yang membantu memelihara dan mengembangkan sistem keselamatan, bukan sekadar mencatat kegagalan masa lalu.
Alat keterlibatan staf
Menjawab pertanyaan audiens, pembicara mencatat pentingnya alat yang melibatkan staf produksi dalam masalah keselamatan. Salah satu alat tersebut adalah audit bertingkat, di mana pekerja sendiri memantau area mereka dari sudut pandang keselamatan. Hal ini membantu menghindari konflik dan mencapai kolaborasi nyata.
Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:
- Bagaimana mendiagnosis model interaksi saat ini antara produksi dan HSE di perusahaan Anda?
- Mengapa kompromi antara efisiensi dan keselamatan tidak selalu menjadi solusi terbaik?
- Langkah apa yang harus diambil manajemen untuk beralih dari persaingan ke kolaborasi?
- Bagaimana cara memotivasi staf dengan benar untuk mematuhi persyaratan keselamatan?
- Alat apa yang membantu melibatkan staf produksi dalam manajemen risiko di tempat kerja mereka?