Mempertahankan Sistem Keselamatan di Tengah Perubahan Organisasi
Di tengah turbulensi dan berbagai perubahan organisasi, mempertahankan tingkat budaya keselamatan yang tinggi menjadi tugas yang sangat penting. Irina Tsvetkova, Manajer Keselamatan Produksi di perusahaan «Logika Moloka», berbagi pengalaman praktis dalam mengatasi krisis dan menstabilkan sistem keselamatan di lokasi produksi.
Analisis Penyebab Penurunan Tingkat Budaya Keselamatan
Pembicara menganalisis situasi ketika tingkat budaya keselamatan (berdasarkan sistem W.I.S.E.) di lokasi turun drastis dari 54,25 menjadi 38,75 poin. Penurunan ini menjadi sinyal situasi kritis yang membutuhkan intervensi segera. Dalam presentasi ini, penyebab utama destabilisasi dibahas secara rinci:
- Perubahan organisasi: Optimalisasi struktur dan pengurangan staf menyebabkan hilangnya kompetensi kritis dan keluarnya keahlian.
- Penerapan inovasi yang kacau: Upaya untuk menerapkan praktik baru dengan cepat tanpa pelatihan staf yang memadai dan keandalan dasar peralatan menyebabkan demotivasi karyawan.
- Kurangnya prosedur manajemen perubahan: Prosedur manajemen perubahan yang rumit dan berlebihan sering diabaikan karena kurangnya sumber daya.
- Faktor penyerta: Pergantian kontraktor, redistribusi tanggung jawab, dan perpanjangan proses pengadaan.
Strategi Pemulihan dan Stabilisasi
Untuk mengatasi krisis, komite manajemen memutuskan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pemulihan. Pembicara menunjukkan melalui contoh bagaimana kelompok kerja krisis diorganisasikan di bawah manajemen puncak. Langkah-langkah utama meliputi:
- Penyederhanaan prosedur: Pengembangan diagram alur manajemen perubahan baru dengan distribusi tanggung jawab dan pemberdayaan karyawan biasa.
- Motivasi staf: Revisi sistem remunerasi, perluasan rentang gaji untuk karyawan kunci, dan penerapan KPI baru.
- Pelatihan dan komunikasi: Pelatihan komprehensif tentang prosedur baru, dasar-dasar budaya keselamatan, dan pemulihan pertemuan keselamatan rutin.
- Keterlibatan karyawan: Mengadakan lokakarya yang melibatkan manajer lini dan karyawan biasa untuk bersama-sama mengidentifikasi masalah dan mengembangkan rencana tindakan.
Kompetensi Kepemimpinan sebagai Dasar Kesuksesan
Presentasi ini menekankan pentingnya kompetensi kepemimpinan untuk menstabilkan situasi. Pembicara menyoroti kompetensi utama yang membantu tim mengatasi krisis: bekerja sebagai satu tim, memimpin bersama orang-orang, menyederhanakan proses, mengambil tanggung jawab, dan membuktikan kata-kata dengan tindakan. Penerapan matriks keterampilan untuk pemimpin dan sistem kategori untuk operator berkontribusi pada peningkatan motivasi dan keterlibatan staf.
Apa yang akan Anda pelajari dari webinar ini:
- Bagaimana mengidentifikasi dan menganalisis penyebab penurunan tingkat budaya keselamatan?
- Langkah apa yang harus diambil untuk menstabilkan sistem keselamatan di tengah perubahan organisasi?
- Bagaimana menyederhanakan prosedur manajemen perubahan tanpa kehilangan efisiensi?
- Bagaimana memotivasi dan melibatkan staf dalam proses pemulihan sistem keselamatan?
- Kompetensi kepemimpinan apa yang sangat penting untuk keberhasilan mengatasi krisis?