#Metode 5 Mengapa

Pisau analisis '5 Mengapa' (5-Whys) menelanjangi biang kerok. Warisan kuno Jepang diadaptasi regu OHS demi mengoyak akar dosa insiden. Memeriksa tabir kasat 'kurang fokus' yang sejatinya raib ganjalan baja.

11
materi dalam topik ini
Blog pakar
Andrey Shutov
Deputy Chief Engineer for Industrial Safety and Occupational Health at Surgutneftedorstroiremont
Surgutneftegas
16 November 2025

Analisis Insiden Rutin: Dari Mencari Pelaku hingga Solusi Sistemik

Metode 5 Mengapa Manajemen risiko Investigasi insiden
Blog pakar
Anton Krylov
Deputy Director for Production Safety — Head of Risk and Accident Analysis Department
SUEK-Kuzbass
13 November 2025

Investigasi Insiden: Bukan Mencari Kambing Hitam, Melainkan Memburu Akar Masalah

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Manajemen risiko
Blog pakar
Svetlana Kautova
Head of Occupational Safety Department
MTZ Transmash
6 November 2025

Latihan Mengidentifikasi Penyebab Kecelakaan: Langsung, Dasar, dan Akar

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Investigasi insiden
Studi kasus
Sergey Konovalov
Head of Industrial Safety and Occupational Health Department
LUKOIL
6 November 2025

Metodologi Pembentukan Kartu Pengamatan Bahaya sebagai Alat Manajemen Insiden Tanpa Akibat

Penerapan sistem pengumpulan dan analisis kartu pengamatan bahaya (KPB) untuk manajemen insiden tanpa akibat (near miss). Praktik ini mencakup algoritma empat tahap untuk KPB, otomatisasi pencatatan berbasis solusi TI internal, penerapan metode «Lima Mengapa» dan «Dasi Kupu-Kupu» untuk investigasi, serta motivasi finansial bagi staf atas identifikasi risiko yang aktif.

Metode 5 Mengapa HSE TOP 100 Keterlibatan karyawan
Blog pakar
Svetlana Kautova
Head of Occupational Safety Department
MTZ Transmash
5 November 2025

Mengapa Menggunakan Pendekatan Terstruktur dalam Investigasi Kecelakaan?

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Investigasi insiden
Blog pakar
Sergey Konovalov
Head of Industrial Safety and Occupational Health Department
LUKOIL
5 November 2025

Metode "5 Mengapa": Alat Sederhana untuk Menemukan Akar Penyebab Insiden

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Investigasi insiden
Blog pakar
Natalya Kalmykova
Deputy Head of HSE Department
Ajax Engineering
31 Oktober 2025

Akar Mendalam Tragedi Tempat Kerja: Menggali hingga ke Intinya!

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Komunikasi
Blog pakar
Aleksandr Valiyev
Head of HSE Management Systems Development Division
Sibkor
27 Oktober 2025

Investigasi Internal Insiden Keselamatan Industri: Bukan Hukuman, Melainkan Alat Pengembangan

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Keselamatan kerja
Studi kasus
Anton Dolgikh
Lead Specialist for HSE Tools Development
Metalloinvest
27 Mei 2025

"Belajar dari Kesalahan" atau Cara Melakukan Investigasi Insiden yang Berkualitas

Penerapan metodologi investigasi insiden dalam format A3 untuk beralih dari mencari kambing hitam ke analisis sistemik akar penyebab. Praktik ini mencakup algoritma langkah demi langkah untuk mengumpulkan fakta, penerapan alat analisis (garis waktu, pohon penyebab, diagram Ishikawa, diagram penghalang), dan evaluasi tindakan perbaikan menggunakan matriks "efektivitas-biaya".

Metode 5 Mengapa Budaya keselamatan Investigasi insiden
Studi kasus
Mariya Siritsa
Head of HSE Development Project Office
NLMK
11 Desember 2023

Integrasi HSE dalam Praktik Sistem Produksi. Pengalaman NLMK

Integrasi proses HSE dan efisiensi operasional melalui pembentukan tim lintas fungsi dan sistem "Bank Ide". Penerapan alat produksi ramping (5S, A3, pemetaan, "Lima Mengapa") dalam praktik harian HSE, termasuk rapat pergantian shift dan prosedur operasional standar.

Metode 5 Mengapa Keterlibatan karyawan Visualisasi
Studi kasus
Vyacheslav Pachin
Head of HSE Service
GC "Agropromkomplektatsiya"
18 Juli 2023

Investigasi Insiden dalam HSE. Tujuan, Sasaran, dan Metode

Penerapan pendekatan sistemik untuk investigasi semua insiden HSE, termasuk cedera ringan, dengan fokus pada pencarian akar penyebab, bukan mencari pihak yang bersalah. Praktik ini mencakup penerapan alat analitik secara berurutan (5W1H, analisis 4M, "5 Mengapa") oleh kelompok kerja lintas fungsi dan perluasan tindakan perbaikan secara horizontal ke departemen terkait.

Metode 5 Mengapa HSE TOP 100 Penilaian risiko
Kami menggunakan cookie untuk pengalaman yang lebih baik · Pemberitahuan Cookie